Tampilkan postingan dengan label hijab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hijab. Tampilkan semua postingan

Pemeran Superhero Saras 008, Sekarang Begini Kondisinya

212NEWS. Anak generasi 90an pasti ingat Saras 008 kan? Sudah tidak lagi bertopeng, kini dia pakai jilbab

Kita mengenal beberapa nama superhero, tapi kebanyakan diperankan oleh seorang laki-laki. Kalau perempuan, siapa saja superhero yang kita kenal? Cat Woman, Wonder Woman, Charlies Angel?

Namun semua superhero itu buatan luar negeri. Tidak mau kalah dengan luar negeri, Indonesia juga memiliki beberapa tokoh superhero. Jika laki-laki, kita pernah melihat Panji Manusia Milenium, tapi kalo perempuan ada tidak ya?
saras 008 superhero indonesia

Ternyata ada dong. Ia adalah Saraswati, sang pahlawan kebajikan. Dikutip dari Wikipedia, Saras 008 merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di Indosiar dari tahun 1998 hingga tahun 2000. Pemain utama di sinetron ini ialah Cindy Dewiana, Selly Hasan, Asty Ananta, Angel Karamoy Pretty Asmara, Paquita Widjaya.

Jumlah episodenya adalah 60+. Sinetron ini diproduksi oleh Rapi Films. Masih ingat tidak bagaimana cara memanggil superhero cantik ini? Cukup dengan menelepon nomor 008 maka Saras akan segera menolongmu yang sedang genting.

Masih ingat kan jalan cerita sinetron Saras 008 yang pernah populer di masa 90-an ini? Saraswati tak lain diperankan oleh Sindy Dewiana. Setelah populer dan dikenal saat membintangi sinetron tersebut, tampaknya Sindy langsung menghilang.

Kini Saras sudah memiliki penampilan yang berbeda. Ia juga sudah menikah. Dan menjadi seorang ibu. Ia sekarang telah mengenakan hijab. Sindy Dewiana juga telah memiliki dua orang anak setelah menikah. Ini nih penampilannya sekarang, seperti diambil dari galeri Instagramnya.

Semakin anggun saja ya. Dikutip dari Wikipedia, Saras 008 merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di Indosiar dari tahun 1998 hingga tahun 2000. Pemain utama di sinetron ini ialah Cindy Dewiana, Selly Hasan, Asty Ananta, Angel Karamoy Pretty Asmara, Paquita Widjaya. Jumlah episodenya adalah 60+. (Tribunnews)

Pelajar Muslimah Berhijab Ini Jadi Gadis Terpopuler di SMA Amerika


MUSLIMANEWS. Menggabungkan busana tradisional dan tren modern, seorang muslimah New Jersey, Amerika Serikat, terpilih sebagai pelajar senior berbusana terbaik.

Gelar ini sekaligus menghapus kesan negatif dari wanita berbusana muslim.
“Biasanya cherleader yang menang dan menjadi gadis terpopuler, jadi ini sangat mengejutkan bagi saya yang mengenakan hijab,” kata pelajar muslimah, Abrar Sahin kepada NorthJersey.com seperti dikutip laman onislam.net, Rabu, 1 Juli 2015.

Memenangkan gelar busana terbaik di Clifton High School, Shahih berharap bisa memperbaiki kesan fesyen muslim di Amerika Serikat.

Kemenangan Shahin yang mengenakan rok hitam dan jeans, sepatu setinggi lutut dipadukan dengan blazer putih dalam buku tahunan ini merefleksikan terbukanya pandangan pelajar AS terhadap hijab.

Menjadi pelajar berkerudung pertama yang memenangkan gelar itu, wanita kelahiran Palestina ini berencana melanjutkan sekolah terapi psikis di Rutgers. Di samping tetap menjalankan perusahaan fesyennya.

“Ini merupakan kehormatan melihat mereka melihat kami dan memperlakukan dengan adil. Serta mereka tak hanya sekadar melihat hijab,” ujar Shahin.

Bulan lalu, seorang pelajar muslim di California juga dipuji karena membuat pernyataan yang sederhana dan menghibur dalam buku tahunan. Pernyataan itu seolah memancarkan sinar dari hijab Islami yang dipakainya secara kreatif.

Pelajar berusia 17 tahun ini membuat kutipan dengan menggabungkan humor, agama, dan budaya dalam sebuah foto buku tahunan.

“Satu-satunya alasan saya memakai ini adalah untuk memberikan para wanita sebuah kesempatan,” tertulis dalam buku tahunan Summit High School.

Tweet yang diposting akun bernama Fefe ini langsung menjadi favorit dan di-retweeted hingga lebih dari 20 ribu kali lebih.

Baca Juga: Trump Menang di AS, akankah Menjadi Musibah Bagi Muslimah?


Sumber: dream. co. id

Trump Menang di AS, Akankah Menjadi Musibah Bagi Muslimah

MUSLIMANEWS. Amerika Serikat baru saja menggelar pemilihan presiden 2016. Dan seperti yang sudah diketahui, Donald J. Trump terpilih sebagai presiden menggantikan Barrack Obama setelah mengungguli satu-satunya pesaing, Hillary Clinton.

Saat kampanye, Trump tampak sekali menunjukkan kebenciannya kepada Islam dan tak jarang melontarkan kalimat-kalimat sinis. Bagaimanakah nasib orang islam ke depan? khususnya para muslimah yang telah lama berjilbab?

Ketakutan para Muslimah untuk Berhijab di Tempat Umum Setelah Kemenangan Trump

Banyak yang kecewa dengan kemenangan Trump tapi itu sudah terjadi. Dan banyak muslimah yang menyatakan ketakutannya akan bahaya yang mengancam jika sikap Trump tidak berubah kepada umat Islam.

Sementara banyak yang merayakan kemenangan Trump saat ini, beberapa wanita Muslim mengekspresikan rasa takut bahwa mereka mungkin akan menjadi sasaran kejahatan atau kebencian.

Pada bulan Desember 2015 lalu, Trump menyerukan larangan total pada umat Islam memasuki AS, membuat referensi untuk klaim beberapa Muslim Amerika mendukung kekerasan terhadap Amerika Serikat.

Banyak yang memposting di media sosial memperingatkan muslimah untuk tidak memakai jilbab, niqab atau burka di depan umum, mengutip kenaikan 41 persen dalam kejahatan kebencian dan rasis agama setelah referendum Brexit keanggotaan Uni Eropa. Kejadian ini di Inggris setelah keluar dari Uni Eropa dan berefek kepada muslimah.

Beberapa orang telah berbagi saran yang diberikan kepada mereka oleh anggota keluarga. Seorang wanita Muslim di AS menulis di akun twitter bahwa ibunya telah mengirim sms padanya menasihati untuk tidak mengenakan jilbab di depan umum.





Semoga Allah senantiasa melindungi hambaNya yang istqomah berjuang di jalanNya meski mendapat tentangan dari seorang Trump sekalipun. Wallahu a'lam